Monday, January 13, 2020

Esai


PROGRAM MAGANG SEBAGAI BEKAL CALON GURU


Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar mengajar antara guru dan peserta didik. Pendidikan dapat membantu peserta didik untuk mempunyai kepribadian, pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Peserta didik akan dibimbing, dilatih dan dinasihati oleh guru untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.
Guru adalah seorang tenaga pendidik yang menyampaikan berbagai ilmu pengetahuan dan agama kepada peserta didik. Guru sebagai profesi yang mulia karena memiliki tanggung jawab yang berat. Selain itu guru mempunyai peran penting dalam dunia pendidikan, karena harus mengantarkan peserta didik untuk masa depan yang cerah. Kondisi generasi penerus bangsa saat ini merupakan hasil dari guru kemarin, begitupun sebaliknya kondisi bangsa saat ini ditentukan oleh guru saat ini. Pernyataan ini dinyatakan oleh Manihuruk (dalam Surat Kabar Kompas 16 Oktober 2001) bahwa “wajah bangsa yang anda saksikan hari ini adalah hasil kerja keras guru kemarin”.
 Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh calon guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh guru dalam menguasai ruang kelas. Kompetensi profesional merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh guru dalam menguasai kurikulum, metode dan materi pelajaran yang akan disampaikan. Kompetensi sosial adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh guru untuk berinteraksi dengan lingkungan sekolah. Kompetensi kepribadian adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh guru dalam memberikan contoh teladan bagi peserta didik.
Program magang  dapat menguatkan kompetensi yang harus dimiliki oleh calon guru. Sebelum terjun langsung ke sekolah, calon guru harus mempunyai bekal dengan mengikuti program magang yang diadakan oleh kampus FKIP atau Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan  di seluruh Indonesia. FKIP terdiri dari mahasiswa-mahasiswa yang memang mempunyai minat untuk menjadi seorang pendidik, yang nantinya dapat menjadi seorang guru atau dosen.
FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta terdiri dari program studi pendidikan matematika, pendidikan biologi, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan bahasa Indonesia, pendidikan geografi, pendidikan bahasa Inggris dan pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Perlu diketahui ada salah satu mata kuliah yang digunakan sebagai syarat untuk mengikuti program magang yaitu microteaching.
Bagi  seorang calon guru pasti tidak akan asing lagi mengenai program microteaching dan magang. Kedua kegiatan itu sebagai senjata yang sangat penting bagi calon guru di seluruh Indonesia. Microteaching adalah salah satu mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa FKIP untuk melakukan praktik mengajar dalam lingkup kecil. Artinya, bahwa calon guru melakukan proses pembelajaran dengan jumlah siswa terbatas, waktu singat dan materi yang dipersempit.
Sebelum praktik mengajar, mahasiswa harus menyusun perangkat pembelajaran. Seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP dan silabus yang dapat digunakan sebagai pedoman calon guru saat proses pembelajaran berlangsung. Keterampilan dasar ini sebagai proses pembelajaran bagi calon guru yang berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan. Kegiatan microteaching bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada calon guru untuk mengajar secara profesional dan memberikan persiapan untuk terjun langsung ke lapangan sekolah ketika sudah mempunyai ijazah sarjana.
Magang sebagai salah satu kegiatan yang diadakan oleh kampus. Magang di lingkungan kampus sering dikenal dengan PLP. Pengenalan Lapangan Persekolahan yang sering disingkat PLP merupakan mata program wajib yang harus di tempuh oleh mahasiswa FKIP untuk mendapatkan gelar sarjana. Pengenalan lapangan persekolahan (PLP) terbagi menjadi  dua tahap yaitu tahap I dan II. Pengenalan lapangan persekolahan (PLP) tahap I  FKIP dan FAI dilaksanakan selama 2 minggu pada awal semester 3. Mahasiswa hanya melakukan observasi sekolah yang sudah dijadwalkan oleh kampus. Jadwal untuk satu minggu pertama adalah pengenalan stuktur sekolah yang disampaikan oleh pihak perwakilan sekolah masing-masing. Jadwal untuk satu minggu berikutnya yaitu pengenalan perangkat pembelajaran oleh guru pamong kepada masing-masing progran studi.
Selama dua minggu mahasiwa juga harus memahami lingkungan sekolah. Seperti ruangan apa saja yang ada di sekolah, berapa jumlah ruang kelas, berapa jumlah ruang guru, berapa jumlah kamar mandi, berapa jumlah kantin, bagaimana keadaan laboratorium, bagaimana keadaan perpustakaan, bagaimana keadaan siswa-siswi dan lain-lain. Mahasiswa harus benar-benar memahami dengan jelas dan mendalam.
Setelah kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) I selesai, mahasiswa harus menyusun laporan sesuai format yang sudah ditentukan dan dibimbing oleh dosen lapangan masing-masing program studi. Jika laporan sudah dapat persetujuan dari pihak sekolah dan dosen pembimbing lapangan,laporan langsung diarsipkan ke laboratorium microteaching dan melakukan presentasi artikel ilmiah. Data yang digunakan dalam luaran laporan kegiatan pengenalan lapangan persekolah (PLP) I adalah kegiatan sekolah tempat magang calon guru. Oleh karena itu selama kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) I berlangsung mahasiswa sebagai calon guru harus memahami keadaan lingkungan sekolah dengan baik.
Perlu diketahui bahwa kegiatan pengenalan lapangan persekolah (PLP) I mahasiswa sebagai calon guru tidak diizinkan mengajar di kelas. Kegiatan pengenalan lapangan persekolah (PLP) tahap I dapat memberikan pengetahuan atau gambaran kepada  calon guru untuk kegiatan pembelajaran secara tersusun. Jadi, tujuan dari program magang I adalah membangun kepribadian dan memantapkan kompetensi akademik yang dimiliki oleh calon guru.
Pengenalan lapangan persekolahan (PLP) II merupakan tahap kedua dalam pengenalan lapangan persekolahan untuk mendapatkan gelar sarjana. Pengenalan lapangan persekolahan (PLP) II dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai calon guru pada semester tujuh. Waktu pelaksanaan 1,5 bulan, pada akhir bulan Juli-September. Kegiatan PLP II dilaksanan di sekolah mitra yang bekerja sama dengan pihak kampus.
Kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) II mahasiwa sebagai calon guru tidak hanya melakukan observasi tetapi diberi kesempatan untuk melakukan telaah kurikulum, membuat perangkat pembelajaran yang digunakan guru sebagi pedoman untuk mengajar, menelaah strategi pembelajaran, menelaah sistem evaluasi yang digunkan oleh guru untuk penilaian peserta didik, membantu guru pamong untuk (pengembangan media pembelajaran, pengembangkan bahan ajar, menerapkan pembelajaran di kelas), menelaah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, mendampingi peserta didik melakukan kegiatan ekstrakurikuler seperti (pramuka, tapak suci, palang merah remaja dan kegiatan lainnya), latihan mengajar di kelas dengan bimbingan guru pamong masing-masing program studi yang bertujuan untuk memantapkan jiwa sebagai calon guru dan membantu guru dalam melaksanakan administrasi.
Pengenalan lapangan persekolah (PLP) II calon guru akan lebih aktif dari PLP I, karena calon guru harus menyiapkan tiga rencana pelaksanaan pembelajaran dengan waktu yang singkat. Selain RPP calon guru harus menyiapkan sumber belajar yang lengkap dan menyedikan metode menarik. Calon guru harus benar-benar mempersiapkan diri untuk mengajar secara langsung dengan didampingi guru pamong.
Pengenalan lapangan persekolahan (PLP) II calon guru berstatus sebagai asisten guru. Kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP) II lebih menyenangkan daripada PLP I, karena calon guru bisa mendapatkan pengetahuan sekaligus pengalaman sebagai bekal kelak nanti.  Sekolah dapat menggunakan kurikulum 2006 atau kurikulum 2013.
Sebagai calon guru harus mengetahui perbedaan antara kurikulum 2006 dan kurikulum 2013.  Kurikulum 2006 guru lebih aktif daripada siswa, sedangkan kurikulum 2013 guru hanya sebagai fasilitator. Calon guru harus dapat memposisikan diri ketika terjun langsung di sekolah.
Saya lebih setuju penggunaan kurikulum 2006 untuk setiap sekolah, karena guru dapat mempersiapkan diri dengan baik ketika mengajar. Berbeda dengan kurikulum 2013 guru tidak perlu mempersiapkan materi ketika pembelajaran, karena guru hanya pendamping saja. Calon guru dapat menerapkan pengalaman dari kedua kegiatan itu ketika sudah terjun dalam dunia pekerjaan, seperti membuat silabus dan RPP secara terususun serta menentukan sumber belajar yang menarik bagi siswa.
Metode pembelajaran harus dipahami betul oleh calon guru, agar peserta didik mudah untuk memahami kompetensi yang akan dicapai.  Sehingga materi pembelajaran yang sudah dijelaskan oleh guru dapat diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari.
Program magang atau PLP sudah berjalan sejak lama, sebagai calon guru diharapkan dapat membuka sebuah pemikiran secara luas untuk  ide-ide yang menarik di dunia pendidikan. Kegiatan PLP I dan II sebagai bekal bagi  calon untuk menjadi seorang pendidik yang profesional sesuai dengan tujuan pendidikan yang diingkan.
Jadi, program magang II bertujuan untuk memantapkan kompetensi akademik pendidikan dan mengembangkan kemapuan calon guru dalam pembuatan RPP yang berkaitan dengan mata pelajaran. Mahasiswa sebagai calon guru diharapkan mempunyai keterampilan, pengetahuan dan tingkah laku yang mencerminkan guru profesional sesuai dengan bidangnya. Sehingga, mahasiswa calon guru dapat diarahkan untuk mendapatkan bekal secara langsung di sekolah tertentu.
Manfaat program magang bagi calon guru yaitu mendapatkan pengalaman bidang manajemen sekolah, mendapatkan pengalaman melalui pengamatan proses pembelajaran di kelas, mendapatkan pengalaman untuk membangun kompetensi (pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial) di sekolah, memperoleh pengalaman keterampilan untuk melaksanakan proses pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada calon guru untuk berperan sebagai fasilitator dan motivator untuk peserta didik. Jika mahasiswa calon guru telah melaksanakan magang, artinya calon guru dapat melihat proses kerja secara langsung. Bisa saja mahasiswa calon guru terlibat dalam mengerjakan tugas-tugas sebagaimana karyawan lainnya.
Melalui program magang mahasiswa akan mengetahui masalah-masalah yang timbul di dalam kelas. Mahasiswa calon guru dapat belajar mengatasi masalah yang sedang terjadi dalam mengerjakan tugas, karena guru pamong membimbing dalam melaksanakan pekerjaan. Terkadang guru terlihat ragu-ragu ketika menyampaikan ilmu kepada peserta didik, melalui program magang mahasiswa calon guru diharapkan untuk percaya dalam menyampaikan wawasan dan mengambil keputusan. Pengalaman magang yang sangat luar biasa, dapat diterapkan calon guru dalam dunia kerja.




Liputan Umum Majalah Espresso


KENIKMATAN KEDAI KOPI YANG TERSEMBUNYI
KOPI JIWAN, LAWEYAN KOPI

Kopi, ketika anda mendengar kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Ya, kopi merupakan minuman yang lagi digandrungi banyak anak muda. Namun, tidak hanya anak muda yang menyukai kopi. Banyak orang yang mencintai kenikmatan cita rasa sebuah kopi. Tak ayal banyak anak muda zaman sekarang yang memanfaatkan sebuah kopi untuk dijadikan bisnis ataupun kerja sampingan. Mereka membuka cafe ataupun kedai kopi untuk menarik perhatian anak muda pencinta kopi, menyediakan tempat nongkrong yang asyik bagi anak muda. Tempat berbagi cerita, mengerjakan tugas sekolah ataupun kuliah, bahkan untuk kegiatan temu kangen atau reuni.
Sebagaian besar cafe atau kedai kopi sering kita temukan di jalan-jalan utama yang dekat dengan keramaian. Namun apakah ada cafe atau kedai kopi yang berada di daerah perkampungan atau jauh dari keramaian? Tentu saja ada. Ya, salah satu kedai kopi yang jauh dari keramaian kota adalah “Kopi Jiwan”. Kedai “Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi di daerah Tohudan Wetan, RT.01/RW.04, Colomadu, Karanganyar. “Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi. Arti dari kata “tersembunyi” adalah tersembunyi tempatnya atau lokasinya. Kedai ini terletak di tengah perkampungan desa Malangjiwan, Colomadu. Cristoporus Arlendito Danor Saputra adalah pemilik kedai kopi ini. Ia berinisiatif mendirikan kedai kopi sejak Desember 2018. Cristoporus berinisiatif mendirikan kedai kopi ini untuk menyediakan tempat nongkrong bagi anak muda.
Tempat nongkrong yang berdiri di depan rumah milik Cristoporus Arlendito Danor Saputra ini tidak terlalu rame pengunjung. Tempatnya juga tampak seperti rumah biasa dan sederhana. Desain tempat kedai ini juga biasa tidak begitu meriah sehingga orang-orang tidak mengetahui secara jelas bahwa rumah tersebut adalah kedai kopi. Meskipun kedai “Kopi Jiwan” ini letaknya di tengah perkampungan desa Malangjiwan yang tergolong jauh dari jalan utama atau keramaian, tetapi letak kedai kopi ini dapat terdeteksi dari google maps. Jadi, jika anda ingin berkunjung ke kedai kopi ini, namun anda belum mengetahui letak “Kopi Jiwan” anda bisa memakai aplikasi goggle maps. 
Letak kedai “Kopi Jiwan” dari kampus 4 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menuju ke Jl. Adi Sucipto, kemudian belok ke kiri kearah barat lurus mengikuti jalan sekitar 3 km hingga sampai di POM bensin Colomadu yang berada di kiri jalan depan Indomaret sisi kanan jalan sebelum De Tjolomadoe. Lalu di samping Indomaret terdapat gang kecil, kemudian masuk ke gang tersebut lurus terus kearah utara, setelah itu ada perempatan belok ke kanan lurus sedikit kemudian sudah sampai di kedai “Kopi Jiwan” yang terletak di kanan jalan.
Cita rasa yang disajikan di kedai “Kopi Jiwan” tak kalah menariknya dengan cita rasa yang disajikan di cafe atau kedai kopi yang ternama atau yang letaknya berada di keramaian. Menu-menu yang disediakan di kedai ini bervariasi, mulai dari kopi jiwan milk coffe, espresso, americano, latte cappuccino, choco coffe, kopi tubruk, kopi tubruk latte, dan masih banyak lagi jenis kopi yang disajikan di kedai ini. Selain itu terdapat menu non coffe seperti chocolate, green tea, orange squash, dan minuman lainnya. Selain itu terdapat menu makanan seperti noodle, french fries, otak-otak ikan dan menu makanan lainnya. Menu yang paling diminati banyak orang adalah Kopi Jiwan Milk Coffe, dan dijadikan sebagai ciri khas menu utama di kedai “Kopi Jiwan”.
“Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi yang memiliki kenikmatan tersendiri bagi setiap orang yang mengunjunginya. “Kopinya enak, terus tempatnya nyaman untuk nongkrong, jauh dari keramaian kota soalnya kan tempatnya di tengah perkampungan.” kata Miko (24). “Selain itu menu di Kopi Jiwan murah dan tempatnya cocok untuk mabar (main game bareng).” papar Dandy (22). Cita rasa kopi yang mengundang setiap pengunjung yang datang menghadirkan kesan tersendiri bagi setiap orang. Kedai “Kopi Jiwan” ini mulai buka pukul 19.00 – 24.00 WIB.  Saat merintis usaha kedai seperti mendirikan kedai kopi pasti ada pasang surutnya, seperti kadang ramai pengunjung kadang sepi pengunjung. Kedai ini memang tidak terlalu rame pengunjung. “Setiap harinya sekitar 6-10 orang pasti ada, dari kalangan remaja desa disini, kalangan pelajar atau mahasiswa sekadar buat ngerjain tugas atau ngobrol sama temannya” papar Djati (20) yang merupakan barista di kedai “Kopi Jiwan”.
Kedai kopi selanjutnya yang terletak jauh dari jalan utama adalah “Laweyan Kopi”. “Laweyan Kopi” merupakan kedai kopi yang terletak di dekat flyover  Manahan, Solo. Tepatnya di Jl. Soka Road No. 1, Badran, Purwosari, Laweyan, Surakarta. Letaknya sedikit menjorok ke dalam gang, sehingga menjadikan kedai ini menjadi salah satu kedai kopi yang tersembunyi juga. “Laweyan Kopi” letaknya tidak di jalan utama yang jauh dari keramaian menyebabkan sebagian orang tidak mengetaui tempat ini. Selain itu plakat yang dipasang di kedai ini cukup kecil dan hanya bertuliskan huruf “L” saja, membuat orang tidak tahu.
Lokasi kedai “Laweyan Kopi” dapat ditempuh dari kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  ke arah timur menuju Jl. Slamet Riyadi lurus terus sampai di perempatan lampu merah Sala View Hotel, belok ke arah kiri lurus terus mengikuti jalan, sekitar 4 km, kemudian sampai di kedai “Laweyan Kopi”. Kemudian kedai ini berada di timur jalan. Tempatnya sedikit menjorok ke dalam gang, lebih tepatnya di pojok jalan masuk diantara dua gang. “Laweyan Kopi” dapat ditempuh dengan menggunakan google maps juga. Jika anda belum mengetahui lokasi kedai ini, anda dapat menggunakan aplikasi google maps yang siap memberikan petunjuk jalan untuk anda agar sampai di keda “Laweyan Kopi”.
“Laweyan Kopi” dirintis oleh tiga orang, jadi pemilik kedai kopi ini ada tiga orang. Pemiliknya yaitu Virgo Manggala, Mohammad Eno, dan Imung Fajar. Mereka bertiga merintis usaha kedai kopi ini sebagai pekerjaan sampingan di luar pekerjaan utamanya. Sebelum dijadikan kedai kopi, tempat ini awalnya sebuah kos-kosan yang sudah tidak dipakai lagi. Hingga pada bulan April 2018 didirikan kedai “Laweyan Kopi” ini. Kedai ini didirikan dengan tujuan menyediakan tempat nongkrong bagi penikmat kopi maupun tidak, selain itu memanfaatkan tempat yang sudah tidak dipakai lagi dan sebagai usaha sampingan untuk menambah pemasukan.
Kedai ini sangat cocok untuk para pekerja yang ingin sekadar ngopi ataupun menghilangkan penat. Selain itu kedai ini walaupun jauh dari keramaian, dapat dijadikan pilihan untuk mengerjakan tugas sekolah ataupun kuliah. Banyak menu yang disajikan di “Laweyan Kopi” ini ada kopi nusantara, ice blend, latte, L signature, kopi L, greentea latte, taro milk, dan berbagai snack. Namun diantara semua menu yang ada, menu yang paling diburu pembeli adalah L signature, kopi L, greentea latte, taro milk.
Setiap usaha tentu ada suka dukanya. Menurut salah satu owner kedai kopi ini, suka duka merintis usaha kopi mungkin sama dengan usaha-usaha lainnya, yaitu pasang surutnya pembeli karena semakin bertambahnya kedai kopi atau tempat-tempat nongkrong baru di kota Solo. Kedai “Laweyan Kopi” ini buka mulai pukul 16.00 – 24.00 WIB. Pengunjung di “Laweyan Kopi” sekitar 20-30 orang per harinya.  Walaupun kedai kopi ini jauh dari jalan utama dan keramaian, namun tidak mengubah keinginan pengunjung untuk mengunjungi kedai kopi ini.
Sebagai pembanding kedai kopi yang letaknya tersembunyi dengan kedai kopi yang letaknya di keramaian adalah “Solo Kopi”. “Solo Kopi” merupakan cafe yang didirikan sejak tahun 2018. Cafe ini terletak di Jl. Adi Sucipto, No. 31A, Blulukan, Colomadu, Karanganyar. Letak cafe yang menyediakan berbagai jenis kopi ini sangat strategis karena berada di jalan utama yang sangat ramai. Apalagi ditambah dengan Hotel Alana yang berdiri megah di seberang cafe ini, tepatnya di depan cafe “Solo Kopi” ini.
Pemilik cafe ini bernama Mieke Nugrahani Sudibyo, menurut Mieke tujuan ia mendirikan kedai ingin mencoba tantangan baru di dunia food and beverage. Mieke juga menjelaskan bahwa “Solo Kopi” tidak hanya menyediakan menu kopi saja, melainkan juga menyajikan menu makanan ringan seperti mendoan, french fries, corn dog, hot dog, burger, roti bakar, sosis, dan masih banyak lagi. Namun menu utama yang diburu pembeli adalah single origins dan espresso based. Daftar harga menu di cafe ini mulai dari Rp.22.000,00 hingga Rp. 35.000,00.
“Solo Kopi” dapat ditempuh dari kampus 4 Universitas Muhammmadiyah Surakarta (UMS) menuju ke arah utara di Jl. Adi Sucipto, lalu belok ke timur sekitar 200 meter. Cafe ini berada di kanan jalan tepat di depan Hotel Alana. Lokasinya yang strategis, membuat “Solo Kopi” ini ramai pengunjung. Selain itu desain tempatnya yang begitu instagramble, menjadikan tempat ini diburu anak muda yang suka berfoto-foto kemudian mengupdatenya ke sosial media. Banyak kalangan menengah ke atas yang mengunjungi “Solo Kopi” ini. Cafe ini sangat cocok untuk tempat nongkrong anak muda. Pengunjung setiap harinya rata-rata 70 orang. Pengunjung yang sering datang dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga keluarga. Cafe “Solo Kopi” buka mulai pukul 08.00 – 24.00 WIB. Suka duka merintis cafe kopi ini adalah butuh modal yang sangat besar.
Kenikmatan kedai kopi yang tersembunyi seperti “Kopi Jiwan” dan “Laweyan Kopi” letaknya memang berbeda jauh dengan cafe “Solo Kopi” yang berada di tengah keramaian kota, namun soal cita rasa tidak jauh berbeda dengan cafe kopi yang tempatnya berada di keramaian. Soal cita rasa semua tergantung dengan orang masing-masing. Kedai kopi yang terletak jauh dari keramaian atau berada di tengah perkampungan seperti “Kopi Jiwan” memiliki kenikmatan tersendiri bagi orang-orang yang mengunjungi kedai “Kopi Jiwan”. Begitupun dengan kedai kopi “Laweyan Kopi”, walaupun letaknyan tidak berada di jalan utama atau berada di tengah hiruk pikuk suasana kota, namun kedai ini juga memberikan kenyamanan tersendiri bagi orang-orang yang mengunjunginya.


Liputan Khusus Majalah Espresso


KENIKMATAN KEDAI KOPI YANG TERSEMBUNYI
KOPI JIWAN


Kopi, minuman ini selalu memberikan kenikmatan tersendiri bagi orang yang merasakannya. Secangkir gelas kopi mampu memberikan kenangan disetiap cita rasanya. Semakin hari, semakin banyak orang yang memburu kenikmatan kopi. Mulai dari anak muda hingga orang tua.. Banyak orang yang mencintai kenikmatan cita rasa sebuah kopi. Tak ayal banyak anak muda zaman sekarang yang memanfaatkan sebuah kopi untuk dijadikan bisnis ataupun kerja sampingan. Mereka membuka cafe ataupun kedai kopi untuk menarik perhatian anak muda pencinta kopi, menyediakan tempat nongkrong yang asyik bagi anak muda. Tempat berbagi cerita, mengerjakan tugas sekolah ataupun kuliah, bahkan untuk kegiatan temu kangen atau reuni.
Sebagaian besar cafe atau kedai kopi sering kita temukan di jalan-jalan utama yang dekat dengan keramaian. Namun apakah ada cafe atau kedai kopi yang berada di daerah perkampungan atau jauh dari keramaian? Tentu saja ada. Ya, salah satu kedai kopi yang jauh dari keramaian kota adalah “Kopi Jiwan”. Kedai “Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi di daerah Tohudan Wetan, RT.01/RW.04, Colomadu, Karanganyar. “Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi. Arti dari kata “tersembunyi” adalah tersembunyi tempatnya atau lokasinya. Kedai ini terletak di tengah perkampungan desa Malangjiwan, Colomadu. Cristoporus Arlendito Danor Saputra adalah pemilik kedai kopi ini. Ia berinisiatif mendirikan kedai kopi sejak Desember 2018. Cristoporus berinisiatif mendirikan kedai kopi ini untuk menyediakan tempat nongkrong bagi anak muda.
Tempat nongkrong yang berdiri di depan rumah milik Cristoporus Arlendito Danor Saputra ini tidak terlalu rame pengunjung. Tempatnya juga tampak seperti rumah biasa dan sederhana. Desain tempat kedai ini juga biasa tidak begitu meriah sehingga orang-orang tidak mengetahui secara jelas bahwa rumah tersebut adalah kedai kopi. Meskipun kedai “Kopi Jiwan” ini letaknya di tengah perkampungan desa Malangjiwan yang tergolong jauh dari jalan utama atau keramaian, tetapi letak kedai kopi ini dapat terdeteksi dari google maps. Jadi, jika anda ingin berkunjung ke kedai kopi ini, namun anda belum mengetahui letak “Kopi Jiwan” anda bisa memakai aplikasi goggle maps. 
Letak kedai “Kopi Jiwan” dari kampus 4 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menuju ke Jl. Adi Sucipto, kemudian belok ke kiri kearah barat lurus mengikuti jalan sekitar 3 km hingga sampai di POM bensin Colomadu yang berada di kiri jalan depan Indomaret sisi kanan jalan sebelum De Tjolomadoe. Lalu di samping Indomaret terdapat gang kecil, kemudian masuk ke gang tersebut lurus terus kearah utara, setelah itu ada perempatan belok ke kanan lurus sedikit kemudian sudah sampai di kedai “Kopi Jiwan” yang terletak di kanan jalan.
Cita rasa yang disajikan di kedai “Kopi Jiwan” tak kalah menariknya dengan cita rasa yang disajikan di cafe atau kedai kopi yang ternama atau yang letaknya berada di keramaian. Menu-menu yang disediakan di kedai ini bervariasi, mulai dari kopi jiwan milk coffe, espresso, americano, latte cappuccino, choco coffe, kopi tubruk, kopi tubruk latte, dan masih banyak lagi jenis kopi yang disajikan di kedai ini. Selain itu terdapat menu non coffe seperti chocolate, green tea, orange squash, dan minuman lainnya. Selain itu terdapat menu makanan seperti noodle, french fries, otak-otak ikan dan menu makanan lainnya. Menu yang paling diminati banyak orang adalah Kopi Jiwan Milk Coffe, dan dijadikan sebagai ciri khas menu utama di kedai “Kopi Jiwan”.
“Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi yang memiliki kenikmatan tersendiri bagi setiap orang yang mengunjunginya. “Kopinya enak, terus tempatnya nyaman untuk nongkrong, jauh dari keramaian kota soalnya kan tempatnya di tengah perkampungan.” kata Miko (24). “Selain itu menu di Kopi Jiwan murah dan tempatnya cocok untuk mabar (main game bareng).” papar Dandy (22). Cita rasa kopi yang mengundang setiap pengunjung yang datang menghadirkan kesan tersendiri bagi setiap orang. Kedai “Kopi Jiwan” ini mulai buka pukul 19.00 – 24.00 WIB.  Saat merintis usaha kedai seperti mendirikan kedai kopi pasti ada pasang surutnya, seperti kadang ramai pengunjung kadang sepi pengunjung. Kedai ini memang tidak terlalu rame pengunjung. “Setiap harinya sekitar 6-10 orang pasti ada, dari kalangan remaja desa disini, kalangan pelajar atau mahasiswa sekadar buat ngerjain tugas atau ngobrol sama temannya” papar Djati (20) yang merupakan barista di kedai “Kopi Jiwan”.
Walaupun kedai “Kopi Jiwan” ini letaknya tersembunyi dan jauh dari keramaian, namun tidak membuat orang-orang yang mengunjungi tempat ini berkurang. Bagi orang-orang yang sudah mengunjungi kedai ini, mereka menemukan kenyamanan tersendiri ketika nongkrong di tempat ini. Selain tempatnya yang jauh dari kebisingan kota dan hiruk pikuk segala aktivitas manusia, tempat ini selalu memberikan ketenangan tersendiri bagi orang yang berkunjung. Secangkir kopi, rasa manis kopi, dan ketenangan jiwa dapat anda nikmati di kedai “Kopi Jiwan” ini.