KENIKMATAN
KEDAI KOPI YANG TERSEMBUNYI
KOPI
JIWAN, LAWEYAN KOPI
Kopi,
ketika anda mendengar kata ini mungkin sudah tidak asing lagi. Ya, kopi
merupakan minuman yang lagi digandrungi banyak anak muda. Namun, tidak hanya
anak muda yang menyukai kopi. Banyak orang yang mencintai kenikmatan cita rasa
sebuah kopi. Tak ayal banyak anak muda zaman sekarang yang memanfaatkan sebuah
kopi untuk dijadikan bisnis ataupun kerja sampingan. Mereka membuka cafe
ataupun kedai kopi untuk menarik perhatian anak muda pencinta kopi, menyediakan
tempat nongkrong yang asyik bagi anak muda. Tempat berbagi cerita, mengerjakan
tugas sekolah ataupun kuliah, bahkan untuk kegiatan temu kangen atau reuni.
Sebagaian
besar cafe atau kedai kopi sering kita temukan di jalan-jalan utama yang dekat
dengan keramaian. Namun apakah ada cafe atau kedai kopi yang berada di daerah
perkampungan atau jauh dari keramaian? Tentu saja ada. Ya, salah satu kedai
kopi yang jauh dari keramaian kota adalah “Kopi Jiwan”. Kedai “Kopi Jiwan”
merupakan kedai kopi di daerah Tohudan Wetan, RT.01/RW.04, Colomadu,
Karanganyar. “Kopi Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi. Arti dari kata
“tersembunyi” adalah tersembunyi tempatnya atau lokasinya. Kedai ini terletak
di tengah perkampungan desa Malangjiwan, Colomadu. Cristoporus Arlendito Danor Saputra
adalah pemilik kedai kopi ini. Ia berinisiatif mendirikan kedai kopi sejak Desember
2018. Cristoporus berinisiatif mendirikan kedai kopi ini untuk menyediakan tempat
nongkrong bagi anak muda.
Tempat
nongkrong yang berdiri di depan rumah milik Cristoporus Arlendito Danor Saputra
ini tidak terlalu rame pengunjung. Tempatnya juga tampak seperti rumah biasa
dan sederhana. Desain tempat kedai ini juga biasa tidak begitu meriah sehingga
orang-orang tidak mengetahui secara jelas bahwa rumah tersebut adalah kedai
kopi. Meskipun kedai “Kopi Jiwan” ini letaknya di tengah perkampungan desa
Malangjiwan yang tergolong jauh dari jalan utama atau keramaian, tetapi letak
kedai kopi ini dapat terdeteksi dari google
maps. Jadi, jika anda ingin berkunjung ke kedai kopi ini, namun anda belum
mengetahui letak “Kopi Jiwan” anda bisa memakai aplikasi goggle maps.
Letak
kedai “Kopi Jiwan” dari kampus 4 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
menuju ke Jl. Adi Sucipto, kemudian belok ke kiri kearah barat lurus mengikuti
jalan sekitar 3 km hingga sampai di POM bensin Colomadu yang berada di kiri
jalan depan Indomaret sisi
kanan jalan sebelum De Tjolomadoe. Lalu di samping
Indomaret terdapat gang kecil, kemudian masuk ke gang tersebut lurus terus
kearah utara, setelah itu ada perempatan belok ke kanan lurus sedikit kemudian
sudah sampai di kedai “Kopi Jiwan” yang terletak di kanan jalan.
Cita
rasa yang disajikan di kedai “Kopi Jiwan” tak kalah menariknya dengan cita rasa
yang disajikan di cafe atau kedai kopi yang ternama atau yang letaknya berada
di keramaian. Menu-menu yang disediakan di kedai ini bervariasi, mulai dari kopi
jiwan milk coffe, espresso, americano,
latte cappuccino, choco coffe, kopi tubruk, kopi tubruk latte, dan masih
banyak lagi jenis kopi yang disajikan di kedai ini. Selain itu terdapat menu
non coffe seperti chocolate, green tea, orange squash, dan
minuman lainnya. Selain itu terdapat menu makanan seperti noodle, french fries, otak-otak ikan dan menu makanan lainnya. Menu
yang paling diminati banyak orang adalah Kopi Jiwan Milk Coffe, dan dijadikan
sebagai ciri khas menu utama di kedai “Kopi Jiwan”.
“Kopi
Jiwan” merupakan kedai kopi yang tersembunyi yang memiliki kenikmatan
tersendiri bagi setiap orang yang mengunjunginya. “Kopinya enak, terus
tempatnya nyaman untuk nongkrong, jauh dari keramaian kota soalnya kan
tempatnya di tengah perkampungan.” kata Miko (24). “Selain itu menu di Kopi
Jiwan murah dan tempatnya cocok untuk mabar (main game bareng).” papar Dandy
(22). Cita rasa kopi yang mengundang setiap pengunjung yang datang menghadirkan
kesan tersendiri bagi setiap orang. Kedai “Kopi Jiwan” ini mulai buka pukul
19.00 – 24.00 WIB. Saat merintis usaha
kedai seperti mendirikan kedai kopi pasti ada pasang surutnya, seperti kadang
ramai pengunjung kadang sepi pengunjung. Kedai ini memang tidak terlalu rame
pengunjung. “Setiap harinya sekitar 6-10 orang pasti ada, dari kalangan remaja
desa disini, kalangan pelajar atau mahasiswa sekadar buat ngerjain tugas atau
ngobrol sama temannya” papar Djati (20) yang merupakan barista di kedai “Kopi
Jiwan”.
Kedai kopi selanjutnya yang terletak jauh dari jalan utama adalah “Laweyan Kopi”. “Laweyan Kopi” merupakan kedai kopi yang terletak di dekat flyover Manahan, Solo. Tepatnya di Jl. Soka Road No. 1, Badran, Purwosari, Laweyan, Surakarta. Letaknya sedikit menjorok ke dalam gang, sehingga menjadikan kedai ini menjadi salah satu kedai kopi yang tersembunyi juga. “Laweyan Kopi” letaknya tidak di jalan utama yang jauh dari keramaian menyebabkan sebagian orang tidak mengetaui tempat ini. Selain itu plakat yang dipasang di kedai ini cukup kecil dan hanya bertuliskan huruf “L” saja, membuat orang tidak tahu.
Kedai kopi selanjutnya yang terletak jauh dari jalan utama adalah “Laweyan Kopi”. “Laweyan Kopi” merupakan kedai kopi yang terletak di dekat flyover Manahan, Solo. Tepatnya di Jl. Soka Road No. 1, Badran, Purwosari, Laweyan, Surakarta. Letaknya sedikit menjorok ke dalam gang, sehingga menjadikan kedai ini menjadi salah satu kedai kopi yang tersembunyi juga. “Laweyan Kopi” letaknya tidak di jalan utama yang jauh dari keramaian menyebabkan sebagian orang tidak mengetaui tempat ini. Selain itu plakat yang dipasang di kedai ini cukup kecil dan hanya bertuliskan huruf “L” saja, membuat orang tidak tahu.
Lokasi
kedai “Laweyan Kopi” dapat ditempuh dari kampus 1 Universitas Muhammadiyah
Surakarta (UMS) ke arah timur menuju Jl.
Slamet Riyadi lurus terus sampai di perempatan lampu merah Sala View Hotel,
belok ke arah kiri lurus terus mengikuti jalan, sekitar 4 km, kemudian sampai
di kedai “Laweyan Kopi”. Kemudian kedai ini berada di timur jalan. Tempatnya
sedikit menjorok ke dalam gang, lebih tepatnya di pojok jalan masuk diantara
dua gang. “Laweyan Kopi” dapat ditempuh dengan menggunakan google maps juga. Jika anda belum mengetahui lokasi kedai ini, anda
dapat menggunakan aplikasi google maps yang siap memberikan petunjuk jalan
untuk anda agar sampai di keda “Laweyan Kopi”.
“Laweyan
Kopi” dirintis oleh tiga orang, jadi pemilik kedai kopi ini ada tiga orang.
Pemiliknya yaitu Virgo Manggala, Mohammad Eno, dan Imung Fajar. Mereka bertiga
merintis usaha kedai kopi ini sebagai pekerjaan sampingan di luar pekerjaan
utamanya. Sebelum dijadikan kedai kopi, tempat ini awalnya sebuah kos-kosan
yang sudah tidak dipakai lagi. Hingga pada bulan April 2018 didirikan kedai
“Laweyan Kopi” ini. Kedai ini didirikan dengan tujuan menyediakan tempat
nongkrong bagi penikmat kopi maupun tidak, selain itu memanfaatkan tempat yang
sudah tidak dipakai lagi dan sebagai usaha sampingan untuk menambah pemasukan.
Kedai
ini sangat cocok untuk para pekerja yang ingin sekadar ngopi ataupun
menghilangkan penat. Selain itu kedai ini walaupun jauh dari keramaian, dapat
dijadikan pilihan untuk mengerjakan tugas sekolah ataupun kuliah. Banyak menu
yang disajikan di “Laweyan Kopi” ini ada kopi nusantara, ice blend, latte, L signature, kopi
L, greentea latte, taro milk,
dan berbagai snack.
Namun diantara semua menu yang ada, menu yang paling diburu pembeli adalah L signature, kopi
L, greentea latte, taro milk.
Setiap usaha tentu ada suka dukanya. Menurut salah
satu owner kedai kopi ini, suka
duka merintis usaha kopi mungkin sama dengan usaha-usaha
lainnya, yaitu pasang
surutnya pembeli karena semakin bertambahnya kedai kopi atau tempat-tempat nongkrong baru di kota Solo.
Kedai “Laweyan Kopi” ini buka mulai pukul 16.00 – 24.00 WIB. Pengunjung di
“Laweyan Kopi” sekitar 20-30 orang per harinya.
Walaupun kedai kopi ini jauh dari jalan utama dan keramaian, namun tidak
mengubah keinginan pengunjung untuk mengunjungi kedai kopi ini.
Sebagai
pembanding kedai kopi yang letaknya tersembunyi dengan kedai kopi yang letaknya
di keramaian adalah “Solo Kopi”. “Solo Kopi” merupakan cafe yang didirikan
sejak tahun 2018. Cafe ini terletak di Jl. Adi Sucipto, No. 31A, Blulukan,
Colomadu, Karanganyar. Letak cafe yang menyediakan berbagai jenis kopi ini
sangat strategis karena berada di jalan utama yang sangat ramai. Apalagi
ditambah dengan Hotel Alana yang berdiri megah di seberang cafe ini, tepatnya
di depan cafe “Solo Kopi” ini.
Pemilik
cafe ini bernama Mieke Nugrahani Sudibyo, menurut Mieke tujuan ia mendirikan kedai ingin mencoba tantangan baru di dunia food and beverage. Mieke juga menjelaskan bahwa “Solo Kopi” tidak hanya
menyediakan menu kopi saja, melainkan juga menyajikan menu makanan ringan
seperti mendoan, french fries, corn dog,
hot dog, burger, roti bakar, sosis, dan masih banyak lagi. Namun menu utama
yang diburu pembeli adalah single origins
dan espresso based. Daftar harga menu
di cafe ini mulai dari Rp.22.000,00 hingga Rp. 35.000,00.
“Solo
Kopi” dapat ditempuh dari kampus 4 Universitas Muhammmadiyah Surakarta (UMS)
menuju ke arah utara di Jl. Adi Sucipto, lalu belok ke timur sekitar 200 meter.
Cafe ini berada di kanan jalan tepat di depan Hotel Alana. Lokasinya yang
strategis, membuat “Solo Kopi” ini ramai pengunjung. Selain itu desain tempatnya
yang begitu instagramble, menjadikan tempat ini diburu anak muda yang suka
berfoto-foto kemudian mengupdatenya ke sosial media. Banyak kalangan menengah
ke atas yang mengunjungi “Solo Kopi” ini. Cafe ini sangat cocok untuk tempat
nongkrong anak muda. Pengunjung setiap harinya rata-rata 70 orang. Pengunjung
yang sering datang dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga keluarga. Cafe
“Solo Kopi” buka mulai pukul 08.00 – 24.00 WIB. Suka duka merintis cafe kopi
ini adalah butuh modal yang sangat besar.
Kenikmatan
kedai kopi yang tersembunyi seperti “Kopi Jiwan” dan “Laweyan Kopi” letaknya
memang berbeda jauh dengan cafe “Solo Kopi” yang berada di tengah keramaian
kota, namun soal cita rasa tidak jauh berbeda dengan cafe kopi yang tempatnya
berada di keramaian. Soal cita rasa semua tergantung dengan orang
masing-masing. Kedai kopi yang terletak jauh dari keramaian atau berada di
tengah perkampungan seperti “Kopi Jiwan” memiliki kenikmatan tersendiri bagi
orang-orang yang mengunjungi kedai “Kopi Jiwan”. Begitupun dengan kedai kopi
“Laweyan Kopi”, walaupun letaknyan tidak berada di jalan utama atau berada di
tengah hiruk pikuk suasana kota, namun kedai ini juga memberikan kenyamanan
tersendiri bagi orang-orang yang mengunjunginya.




No comments:
Post a Comment